Menembus Batas: Melalui Sabuk dan Keterampilan. Di dalam PSHT, sabuk bukanlah sekadar ikatan pakaian, melainkan simbol kemajuan dan perjalanan seorang anggota. Memahami hakikat setiap tingkatan adalah memahami filosofi di baliknya. Setiap tingkatan berarti sesuatu: 1. Sabuk Polos: Permulaan Petualangan Sabuk Putih: Tingkatan sabuk yang paling awal dalam perguruan. Pada tingkatan ini Siswa diperkenalkan seperti apakah Pencak Silat itu. Sabuk Kuning: merupakan tingkat ke dua dalam perguruan. Pada tingkatan ini siswa diajarkan bagaimana mulai mencintai perguruan. Sabuk adalah penanda kemampuan seseorang dalam mendalami pencak silat Pagar Nusa. Berikut ini urutan sabuk Pagar Nusa dari tingkatan yang paling rendah sampai tertinggi: 1. Sabuk hijau badge putih. Ini adalah tingkatan awal untuk para pemula yang baru memulai belajar Pagar Nusa. Setidaknya, ada delapan teknik gerakan dasar dalam pencak silat yaitu kuda-kuda, sikap pasang, pola langkah, pukulan, tendangan, tangkisan, dan guntingan. Untuk lebih jelasnya, kamu dapat membaca penjelasannya berikut ini. Sabuk sendiri merupakan penanda kemampuan seseorang dalam mendalami pencak silat Pagar Nusa. Berikut ini urutan sabuk Pagar Nusa dari tingkatan yang paling rendah sampai tertinggi: Sabuk Hijau Badge Putih. Sabuk ini merupakan tingkatan awal untuk para pemula yang baru memulai belajar Pagar Nusa. Sabuk hijau badge putih menandakan tahap dasar Makna Warna Sabuk Persinas ASAD. Tingkat I / Sabuk Putih / Siswa I. Warna putih pada sabuk mempunyai makna lembaran putih dan bersih dengan tulus ikhlas, ridho dan suci. Bagi seorang calon pesilat untuk diberikan pengetahuan, ketrampilan dan sikap dasar tentang ilmu beladiri. Tingkat II / Sabuk Hijau / Siswa II. .

urutan sabuk dalam pencak silat