Politik di dalam organisasi (organizational politics) dengan memfokuskan perhatian pada tiga konsep yaitu interest (kepentingan), konflik, dan kekuasaan (power). Interest (kepentingan) adalah kecenderungan meraih sasaran, nilai, kehendak, harapan, dan kecenderungan lainnya yang membuat orang bertindak dengan satu cara ketimbang lainnya.
3. BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang Pengambilan keputusan, kekuasaan dan politik merupakan kajian yang melekat dengan organisasi. Variabel kontingensi ternyata tidak sepenuhnya mempengaruhi pelaksanaan organisasi oleh manajer. Akan tetapi pengambilan keputusan, kekuasaan dan politik merupakan sebuah domain di luar teori kontingensi yang
Kebijaksanaan umum Kebijaksanaan adalah suatu kumpulan keputusan yang diambil oleh seseorang atau oleh kelompok politik dalam usaha memilih tujuan-tujuan dan cara-cara untuk mencapai tujuan itu. Pada prinsipnya pihak yang membuat kebijaksanaan-kebijaksanaan itu mempunyai kekuasaan untuk melaksanakannya. 5.
Menurut Louis A. Allen dalam bukunya, Man agement and Organization : Wewenang adalah jumlah kekuasaan (powers) dan hak (rights) yang didel egasikan pada suatu jabatan. 2. Menurut Harold Koontz dan
Abstract. Tujuan dari makalah ini adalah melihat dan memahami teori kekuasaan dan politik dalam upaya pentingnya pendidikan politik disekolah SMA Negeri 3 Yogyakarta. Makalah ini didasarkan atas
Wahjono, Sentot Imam. 2007. Pengaruh Perilaku Pemimpin Transformasional Otentik terhadap Kepuasan Kerja dengan Variabel Intervening: Kesamaan Nilai, Kepercayaan, dan Rasa Kagum Guru dan Karyawan
.
makalah kekuasaan dan politik dalam organisasi