Ketika Syeikh Siti Jenar lahir menginjak usia 3 bulan, ibundanya meninggal dunia kemudian Syekh Siti Jenar kecil diasuh oleh Ki Danu Sela serta penasihatnya. Ada pula sumber yang menyebutkan bahwa Syeikh Siti Jenar lahir sekitar tahun 829 H/1348 C/1426 M di Pakuwuan Caruban, pusat kota Kota Caruban yang kini merupakan Kecamatan Astanajapura Abil Fadhol Senori, Tuban. Dalam versi ini, Syekh Siti Jenar memiliki nama asli Syekh Abdul Jalil atau Sunan Jepara, keturunan dari Syekh Maulana Ishak. Ia dihukum mati bukan karena ajarannya, melainkan lebih karena alasan politik. Sunan Jepara dimakamkan di Jepara, di samping makam Sultan Hadirin dan Ratu Kalinyamat. 12 Perbesar Syekh Siti Jenar. (Liputan6.com/Wikimedia Commons/AhmadYusron2001) Liputan6.com, Jakarta - Syekh Siti Jenar dikenal dengan sejumlah nama, yakni termasuk Sunan Jepara, Sitibrit, Syekh Lemahbang, dan Syekh Lemah Abang. Menurut KH. Shahibul Faraji Ar-Rabbani, nama asli Siti Jenar adalah Sayyid Hasan 'Ali Al Husaini (masih memiliki garis keturunan Nabi Muhammad Saw) dan setelah dewasa mendapat gelar Syekh Abdul Jalil atau Raden Abdul Jalil. Abstrak: Wahdatul Wujud dalam Perspektif Hamzah Al Fansuridan Syeikh Siti Jennar. Salah satu dari tokoh awal yang menyebarkan ajaran tasawuf di kepulauan Nusantara ini adalah Syaikh Siti Jenar, yang terkenal dengan konsepnya yang kontroversial tentang persoalan hidup dan mati, Tuhan dan kebebasan, serta tempat berlakunya syariat tersebut. .

puisi filsafat syekh siti jenar